Penyebaran ajaran kristen Sesat


Kasih uan-Kasih sembako


Benarkah Yesus menyuruh pengikutnya untuk menyebarkan Injil ke seluruh bangsa?. Umat Kristen berfikir bahwa Injil harus disebarkan ke seluruh Bangsa. Mereka mendasarkan diri pada Injil Matius 28 : 19 , yang dalam Teologi Kristen ayat ini dikenal sebagai �Amanat Agung Yesus� dan dipakai sebagai alasan Penginjilan di seluruh dunia.

�Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus� (Matius 28 : 19)

Para Teolog Barat yang obyektif sepakat mengakui bahwa  Matius 28 : 19 adalah Palsu, karena Injil Matius pasal 28 seharusnya berakhir sampai dengan ayat 15 yang berbunyi : � Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini�. Ayat inilah penutup Matius 28 yang mana pada ayat 15 yang berbunyi �Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini� menjadi ceritera selama puluhan tahun.

Hugh J. Sconfield, nominator pemenang hadiah Nobel tahun 1959 dalam bukunya The Original New Testament menyatakan sebagai berikut : � This (Matthew 28: 15) would appear to be the end of the Gospel (of Mattew). What follows (Mattew 28 : 16-20) from the nature of what is said would then be a latter addition�

Robert Funk, seorang Profesor ilmu Perjanjian Baru dari Universitas Harvard, dalam buku �The Five Gospels� mengomentari ayat-ayat tambahan itu sebagai berikut : � Amanat Agung dalam Matius 28 : 18-20 diciptakan oleh penginjil�.memperlihatkan ide untuk menyebarkan ajaran Kristen ke seluruh dunia. Yesus sangat mungkin tidak memiliki gagasan untuk mengajarkan ajarannya ke seluruh dunia dan Yesus sudah bisa dipastikan bukan pendiri lembaga ini (Agama Kristen). (Ayat ini) tidak menggambarkan perintah yang diucapkan Yesus�.

Perlu diketahui bahwa Yesus tidak menamakan ajarannya bernama Kristen. Kata Kristen pertama kali dikenalkan oleh Paulus di Antiokhia 41 M (Kisah Para Rasul 11:26) dan diangkat menjadi nama agama dalam Konsili Nikea.  Tetapi jika Injil Matius 28 : 19 ini dipaksakan untuk diakui kebenarannya, maka akan bertentangan dengan Injil Matius 15 : 24 dan 10 : 5-6.

Injil Matius 15 : 24 �Jawab Yesus: Aku diutus hanya kepada kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel�. Injil Matius 10 : 5-6 �Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan ia berpesan kepada mereka : �Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel�.

(Dalam Injil Matius 10 : 5-6  Dalam Alkitab Bahasa Indonesia sehari-hari) �Kedua belas rasul itu kemudian diutus oleh Yesus dengan mendapat petunjuk-petunjuk ini, �Janganlah pergi ke daerah orang-orang yang bukan Yahudi. Jangan juga ke kota-kota orang Samaria. Tetapi pergilah kepada orang-orang Israel, khususnya kepada mereka yang sesat�.

Dalam Al-Quran juga ditegaskan bahwa Yesus (Isa) hanyalah untuk bangsa Israel. Seperti dalam  Quran Surat Az-Zukhruf 59 � Isa (Yesus) tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israel�. Dalam Quran Surat Ali Imran : 49 � Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israel (yang berkata kepada mereka), � Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) dari Rabbmu,�.�. Dalam Quran Surat Ash Shaf : 6 �Dan (ingatlah) ketika Isa (Yesus) putra Maryam (Mary) berkata : �Hai bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu�.�.

Kesimpulan : Yesus (Isa) adalah utusan Allah bagi bangsa Israel saja, jadi sungguh aneh jika mereka-mereka yang bukan keturunan bangsa Israel mengaku sebagai pengikut Yesus dan menyebarkan ajarannya. Kalau ingin mengikuti ajaran Yesus, masuklah Islam dan ikutilah Muhammad. Karena Muhammad diramalkan dalam Injil (klik di artikel bawah) yang diturunkan untuk semesta alam �Rahmatan lil alamin�. Dan Muhammad adalah nabi Allah terakhir penerus Yesus.

Dalam Al-Quran Surat 21 (Al-Anbya) : 107 Allah Berfirman : �Tiadalah Kami mengutus kamu sebagai rahmat seluruh alam (rahmatan lil alamin)�.

Yang menjadi pertanyaan adalah ketika Muhammad belum diutus, bagaimana dengan bangsa diluar Israel, apakah mereka berarti masuk neraka?. Jawabannya tentu tidak, selama mereka berlaku seperti yang difirmankan Allah dalam Al-Quran (klik di �pengikut Allah�di bawah)

4 responses to this post.

  1. trimakasih dan salam mesra , saya bangga pada anda dalam semua penjelasan yg anda berikan! Asalamualaikum ! Semoga membuka hati kaum domba2 tersesat itu !

    Balas

  2. Posted by Timotius SP on Agustus 10, 2011 at 2:05 am

    Injil adalah keaksian iman tentang Yesus Kristus yang diutus Allah Bapa menjadi juru selamat manusia. Dengan demikian Injil harus dibaca dengan iman pula. Tanpa beriman kepadaNya anda tidak akan mendapatkan pesan yang diberitakan didalamnya, yang berisi khabar gembira (Injil).
    Untuk menjadi catatan, bahwa semua orang yang membaca Alkitab dan beriman kepadanya, percaya bahwa keberadaan Alkitab tidak direkayasa oleh manusia tapi oleh kehendak Allah Bapa .

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: