Sejarah Pagan Membagikan Telur Pada Hari Paskah


Sejarah Pagan Membagikan Telur Pada Hari Paskah

Keterkaitan paganisme Dewa Astarte dengan Easter / Paskah
Pada artikel yang lalu dalam rangka mengingatkan sahabat2 kita yang merayakan hari natal telah kami posting artikel mengenai Keterkaitan Paganisme Penyembahan Dewa Matahari dengan Vatikan dengan perayaan natal tersebut.

Apakah yang dimaksud dengan natal ? Menurut kepercayaan umat Kristen pada tanggal 25 Desember adalah tanggal “kelahiran jesus“.

Beberapa hari lalu tepatnya 25 Maret 2005 umat Kristen baru saja merayakan “wafatnya jesus” dikayu salib dan setelah tiga hari berselang 28 Maret 2005 merayakan “bangkitnya jesus” yang dikenal dengan hari raya Paskah atau Easter (Inggris).

Dari rangkaian peristiwa tsersebut, yang berujung pada kepercayaan bangkitnya jesus lalu ketiga peristiwa diatas ditambahkan dengan kata tuhan atau god sehingga lengkaplah cerita tersebut menjadi: kelahiran tuhan jesuskematian tuhan jesuskebangkitan tuhan jesus yang dirayakan setiap tahun oleh umat kristen sedunia.

Bersama ini kami kutipkan Sejarah asal usul Telur Paskah yang kami ambil dari situs Kristen dan artikel artikel dalam bahasa Inggris tentang keterkaitan dengan Paganisme Dewa ‘Astarte’ / ‘Easter’ / ‘Ishtar’ / ‘Esther’ semoga bermanfaat

Sejarah Membagikan Telur Pada Hari Paskah
“Mengapa gereja membagikan telur pada anak-anak Sekolah Minggu pada hari PASKAH?” Ternyata banyak orang Kristen bahkan guru Sekolah Minggu yang kurang jelas tentang sejarah membagi telur ini. Untuk Edisi Khusus PASKAH ini Tips Mengajar akan diganti dengan penjelasan singkat tentang sejarah membagi Telur PASKAH.

Tradisi membagi telur sebenarnya bukan tradisi gereja/Kristen (juga jelas tidak disebutkan dalam Alkitab). Sebelum kekristenan muncul, di negara 4 musim (Eropa) ada tradisi untuk merayakan datangnya musim-musim. Dewa musim Semi, yang bernama “Eostre” adalah dewa yang disembah pada perayaan “vernal equinox”. Nama dewa ini juga yang akhirnya dipakai untuk menyebut hari PASKAH, “Easter” (bahasa Inggris).

Pada abad-abad pertama kekristenan, tradisi ini sulit dihapus karena hari PASKAH memang kebetulan jatuh pada setiap awal musim Semi. Perayaan musim Semi selalu dirayakan dengan meriah mengiringi kegembiraan meninggalkan musim dingin yang suram dan beku (mati).

Tumbuh-tumbuhan dan bunga mulai tumbuh dan bermekaran, dan suasana keceriaan seperti ini menjadi saat yang tepat untuk membagi-bagikan hadiah.

Membagi-bagikan telur pada hari PASKAH akhirnya diterima oleh gereja selain untuk merayakan datangnya musim Semi, juga karena telur memberikan gambaran/simbol akan adanya kehidupan.

Is That so Simple ? – You Diecide !!

The Hard Truth – Tahan Napas anda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: